Desember 11, 2008

Dialog Pagi TVOne “Kontoversi Jilbab Di Perusahaan” kasus “Wine mantan perawat mitra kasih bekasi”
Tiada daya untuk menghindari dari kedurhakaan
Dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan
Kecuali dengan pertolongan Allah
Yang lalu biarlah berlalu:
Cita-cita adalah harapan yang belum pasti;
Dan bagimu hanyalah saat yang sedang dijalani.
Tunjukkkanlah nalar anda pada nash-nash, baik yang berasal dari Kitabullah maupun Sunnah Rasul-Nya, maka anda akan menjumpai didalamnya bahwa Allah menyanjung wanita yang shalih dan memuji sosok wanita yang beriman. Allah berfirman :
“Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang2 yang beriman ketika ia berkata:’Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku rumah disisi-Mu da selamatkanlah aku dari fir’aun dan perbuatannya danselamatkanlah aku dari kaum yang zhalim’”(QS. 66:11)
dialah Asiah istri fir’aun. Renungkanlah waahai para muslimah bagaimana Allah menjadikan Asiah sebagai contoh bagi kaum mukmin laki2 & perempuan. Renungkanlah bagaimana Allah menjadikannya seperti pelambang & teladan yang jelas untuk diteladani oleh setiap wanita yang inggin memperoleh petunjuk & menempuh jalan yang telah digariskan oleh Allah dalam kehidupan ini. Alangkah berakal dan pintarnya wanita ini, karena ternyata dia lebih memilih tinggal disisi Tuhannya Yang Maha Mulia & lebih memprioritaskan bertetangga (dengan Allah) dari pada menempati tempat tinggalnya. Untuk itu, dia rela membangkang terhadap ketaatan pada suaminya. Fir’aun yang berdosa, melampaui batas, lagi kafir. Dia menolak hidup didalam istanahnya yang mewah penuh dengan perhiasan duniawi&banyak para pelayan yang siap melayani semua kebutuhannya. Dia lebih memilih tempat tinggal yang lebih kekal, lebih indah, dan lebih cantik disisi Tuhannya yang menguasai semesta alam, di dalam surga yang mengaalir sungai2 dibawahnya, ditempat yang telah dijanjikan disisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sesungguhnya dialah sosok wanita yang berjiwa besar. Berkat cita2nya yang tinggi & kejujuran yang berani., terdoronglah dirinya untuk menentang secara terang2an suaminya yang melampaui batas dgn menyuarakan kalimat yang haq & memprroklamirkan keimanannya di hadapan suaminya. Oleh karena itu, ia disiksa demi membela agama Allah dan berakhirlah perjuanganya dengan kepulangannya ke sisi tuhan yang menguasai semesta alam.
Akan tetapi Allah telah menjadikannya sebagai sosok wanita yang patut untuk diteladani oleh setiap orang mukmin, baik laki2 atau perempuan, hingga hari Kiamat nanti. Allah telah mengabadikan nama Asiah melalui pujian-Nya dalam Kitab-Nya dan menyanjung sikap yang dilakukannya. Sebaliknya, Allah mencela sikap suaminya yang menyimpang & sesat dari manhaj Allah yang telah diterapkan allah didalam bumi-Nya.
Bersikaplah Optimis
Sekalipun Anda Dalam sumber Badai